Tim Biosafety FK-KMK UGM. Kegiatan Inhouse Training: Pemahaman Biosafety dan Biosecurity di BLKK DIY berlanjut pada hari kedua, Selasa, 26 Mei 2026, dengan fokus pada penguatan praktik kerja laboratorium yang aman dan sesuai standar internasional. Sebanyak 31 peserta kembali mengikuti rangkaian kegiatan di Aula Besar BLKK DIY.
Agenda dimulai dengan registrasi ulang peserta, dilanjutkan materi mengenai Good Microbiological Practice and Procedures (GMPP) yang menekankan pentingnya prosedur kerja mikrobiologi yang baik untuk mencegah kontaminasi dan menjaga integritas hasil pemeriksaan laboratorium oleh narasumber dari Tim Biosafety FK-KMK UGM, Dra. Dewajani Purnomosari, M.Si., Ph.D.
Setelah coffee break, materi selanjutnya disampaikan oleh Dian Caturini Sulistyoningrum, B.Sc., M.Sc., Ph.D. Peserta menerima materi tentang transpor sampel, yang membahas tata cara pengiriman bahan biologis secara aman agar tidak menimbulkan risiko bagi petugas maupun lingkungan. Materi kemudian berlanjut pada sesi dekontaminasi dan pengelolaan limbah laboratorium, yang menjadi aspek penting dalam pengendalian risiko biologis di fasilitas kesehatan dan laboratorium.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi penggunaan alat pelindung diri (APD) sebagai langkah proteksi utama dalam aktivitas laboratorium. Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik donning-doffing APD serta penanganan tumpahan (spill management), yang memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi potensi insiden tumpahan di laboratorium atau di lingkungan kerja BLKK DIY.
Kegiatan hari kedua ditutup dengan sesi post-test, evaluasi kegiatan, serta penutupan resmi. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama dua hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BLKK DIY bersama Tim Biosafety FKKMK UGM berharap dapat memperkuat budaya keselamatan kerja dan meningkatkan kompetensi seluruh personel dalam pengelolaan risiko biologis di laboratorium.
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalu peningkatan keselamatan hayati dan nonhayati, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengelolaan limbah yang baik dan benar sehingga aman untuk lingkungan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui praktik laboratorium yang sesuai dengan pedoman keselamatan biosafety, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dua institusi untuk mewujudkan kinerja sesuai biosafety dan biosecurity. (UPP/Putri)